Showing posts with label menjadi orang tua baru. Show all posts
Showing posts with label menjadi orang tua baru. Show all posts

Tuesday, September 29, 2015

No title #Repost

Repost dari grup IIP malang raya, gak ada judulnya. Diposting oleh bunda mira tanggal 29 september 2015. Kalau ada yg tau sumber aslinya, monggo langsung comment

01. samar betul bagi kita masa depan yang dijelang anak-anak | apakah di masa depan ia masih taat Islam atau berontak
02. kita jalani Islam dengan penuh ketaatan | namun tiada jaminan pada keturunan
03. walau pada masa kecil anak kita dengan Islam sudah terbiasa | di masa depan akan banyak waktunya diajar teman bukan orangtua
04. mendidik anak di zaman ini benar mengkhawatirkan | disaat dosa dan maksiat menjadi bagian hidup dan kewajaran
05. maka kita takjub dengan ibu yang melalaikan saat anak bertumbuh | padahal itulah saatnya dia belajar agama pada ibunya secara penuh
06. uang takkan pernah ada cukupnya | masa perkembangan anak tiada gantinya
07. dengan beribu alasan peran ibu mulai hilang terganti | digantikan oleh pembantu yang dengan agama tidak mengerti?
08. sementara wanita berbangga dengan berapa banyak pnghasilan dirinya | mencoba mencari eksistensi diri dari uang yang tidak seberapa
09. "lalu bila tidak bekerja untuk apa tinggi bersekolah?" | inilah pemahaman salah kaprah pangkal dari generasi musibah
10. justru diperlukan ibu berpendidikan tinggi | untuk mendidik anak-anak agar ranggi
11. jangan berpikir seolah sayang bila pendidikan tinggi | hanya untuk mendidik anak dan rumah tangga ia dipakai
12. seolah-olah ibu rumah tangga pekerjaan tanpa perlu pengetahuan | padahal jadi ibu adalah pekerjaan sulit penuh tantangan
13. menjadi idola bagi anak-anak itu usaha luar biasa | tak banyak wanita yang sukses melakukannya
14. jangan heran bila satu saat anak melawan ibunya | wajar saja dia lebih sering bertemu teman dibanding orangtua
15. uang tidak bisa membeli ketaatan dan kepatuhan anak | atas waktu ibunya bukan kantor yang punya namun anak lebih berhak
16. tapi terkadang hidup memang menyudutkan wanita yang terpaksa bekerja | maka kita bertanya pada suaminya yang seharusnya dia
17. atau ada wanita hidup membesarkan anak sendiri | kita hanya berdoa Allah beri kekuatan kesabaran dan solusi
18. namun nasihat ini bagi wanita-wanita yang mungkin belum sadar | bahwa ada yang jauh lebih penting dari uang dan jabatan sekedar
19. karena karir terbaik wanita adalah menjadi ibu | maka pantaskan diri dengan iman dan ilmu
20. gagal pekerjaan bisa diulang kapan saja | gagal menjadi ibu hanya penyesalan tersisa
21. atau jangan-jangan emas perak sudah lebih menarik dari surga | hingga kita membandingkan antara harta dan pahala?
22. bila tidak tahu darimana memulai jadi ibu yang baik bagi anak | maka mulailah dengan memberikan waktu baginya yang paling banyak
23. karena taat itu asalnya dari cinta | cinta tumbuh dari waktu bersama-sama
24. lebih banyak berkisah padanya lebih banyak memeluknya | mudah-mudahan lebih taat pada Allah jadinya dia karena ibunya
25. semua sulit dan susah itu akan terganti sempurna | saat mereka berucap "karena Allah aku menyayangi bunda"

Monday, January 26, 2015

Weaning with love for 'Ammaar

Jika ada yang bilang menyapih itu gampang, dan sudah membuktikannya, kuacungin 4 jempol deh dan pengen tau resepnya...

Di usia 'Ammaar yang sudah 22 bulan dan calon adeknya udah 6bulan, nenen masih jalan terus. Walaupun cuma pas mau bobo aja.

Kami memilih untuk menyapihnya dengan cinta, atau bahasa kerennya weaning with love.
Bagi kami, menyapih itu adalah proses kerelaan hati antara ibu dan bayi untuk mengakhiri proses menyusui dengan bantuan ayah dan orang2 terdekat lainnya. Bukan dengan cara menakut2i dengan ramuan pahit atau apalah yg biasa ditempelin ke nenen dengan maksud si bayi langsung gak mau nenen.

Tapi kami terus mengajak komunikasi terutama tiap mau tidur, atau tiap liat temen dan kartun kesukaannya, kita selipin cerita, bahwa 'Ammaar udah mau punya adek, mimik mamanya mau bobo dulu, disiapin buat adek kalau udah lahir. 'Ammaar udah bisa maem nasi, buah, mimik susu kotak. Adek cuma bisa mimik mama... gantian ya sama adeknya. Kalau pas goodmood sih dia bilang, ya ya ya ya... tapi kalau pas rewel dan badmood, dengan tegas dia geleng2.

Tak salah dengan sikapnya, karena ini memang proses yang harus dia lewati, dan kami  sebagai orang tua pun harus sabar. Menyusui adalah masa yg tak bisa digantikan oleh siapapun. Itulah masa-masa terindah buat ibu dan bayi, saat paling intim, tempat teraman dan ternyaman bagi bayi mulai dia lahir ke dunia.

Dan menyapih adalah masa perpisahannya... saatnya mama mulai melepaskan 'Ammaar untuk tumbuh lebih hebat lagi, makan lebih lahap dan sehat. Mama akan tetap peluk 'Ammaar tiap mau tidur, ayah juga akan tetap gendong 'Ammaar kalau ngantuk (gantinya nenen). Rasa sayang ayah dan mama tetap besar untuk 'Ammaar meskipun gak mimik mama lagi.
Kita akan coba terus masa menyapih dengan cinta, dengan kasih sayang...kita pasti bisa nak
:'(

Thursday, July 03, 2014

Ketika kita (harus) bersama

Ketika (nanti) kita bersama
Kuharap, beliau tidak menghalangi apa yang kuimpikan
Beliau bisa mengerti, bahwa aku punya kebijaksaan sendiri
Beliau bisa tau, bahwa aku punya cara-cara sendiri untuk merawat suami dan anak-anakku
Bahwa aku, punya “ruangan” yang tak boleh dimasuki siapapun kecuali suamiku.
Bahwa kami adalah suami istri, yang telah membentuk pagar sendiri dan tak boleh dicampuri siapapun saat kami suka apalagi duka.
Sebagai seorang ibu, aku punya harapan dan pola asuh sendiri yang pasti berbeda dengan ibu yang lain. (nantinya) hormatilah itu…

Ketika (nanti) kita benar-benar bersama…
Kuharap aku mendapat perlakuan yang adil, darimu…
Bukan aku tak percaya, bila ingat yang lalu, sakitnya masih terasa.
Bagimu, mungkin biasa saja… tapi bagi wanita, ah sudahlah
Saat kau marah, jangan buat aku cemburu, jangan bersembunyi dibalik kasih sayangnya…
Karena, ketika aku ditempat ini, aku berusaha berdiri sendiri, bahkan sejak menikah denganmu.

Ketika memang (harus) bersama…
Mungkin imanku memang dangkal dan tipis seperti kulit bawang
Dan aku belum sanggup.
Menurutmu aku mungkin memang keras kepala…
Iya, dan untuk masalah ini,,,
Karena akan banyak mudharatnya disbanding manfaatnya
Namun, bukan berarti aku tak sayang beliau
Pernikahan membuatku menerima beliau, dan wajib hukumnya menyayangi dan menghormatinya
Segala upaya, aku berusaha mencuri hati beliau.
Menyukai apa yang beliau suka, meskipun mungkin aku tak pernah suka
Aku ingin rumah kita tanpa televisi, seperti impian kita. Keluarga kita agar terisi dengan bacaan Al Qur’an
Aku ingin bebas membuatkan masakan kesukaanku, kesukaanmu dan anak-anak kita, tanpa aku harus bersaing
Aku ingin bebas bercerita denganmu, kapanpun aku mau.  Bukan bisik-bisik yang sering kau dan beliau lakukan didenpaku (dulu)
Bahkan, akupun ingin bebas tidur dengan anak-anakku, tanpa aku harus sungkan dan beban dalam tidurku.
Dan aku ingin bebas membagi watuku, kapan aku harus memasak, mencuci dan bermain dengan anak-anakku.
Aku sadar, suatu hari aku akan seperti beliau…
Namun aku pernah berkata, kita harus punya pagar yang jelas.  Kalaupun harus dekat, paling tidak kita terpisah atap.
Kita tetap dekat, namun tak terlalu jauh masuk ke pagar masing-masing.
Pasti beliaupun perlu waktu untuk sendiri dari 24 jam kesehariannya, tak perlu pusing ketika anak kita rewel, tak perlu ikut memusuhiku ketika aku harus berselisih denganmu. 

Itu, jika kita (akan) bersama…
Bacalah tulisanku ini dengan hatimu.
Hati seorang wanita yang sama dengan beliau, sama-sama mencintaimu
Impian seorang wanita, yang ingin hidup bersamamu, menciptakan keluarga yang lebih baik dari generasi kita yg lebih dulu.
Amanahmu, yang juga harus kau dengarkan harapannya, tanpa harus emosi lebih dulu.
Seseorang yang berjuang demi mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah, bersamamu.


Saturday, April 26, 2014

PORNOGRAFI itu JAHAT


*Meneruskan sharing dari teman. Semoga bermanfaat
-----------------------------------------------
Resume Seminar “Tantangan mendidik anak di Era Dijital”
By Elly risman
12 April 2014.
Elly Risman: bahaya paling besar yg dihadapi negeri ini adalah bahwa tidak tahu bahwa kita dalam bahaya.
Kita tidak sadar bahwa pornografi telah merusak anak2 kita.
Lihat Fakta :
org bandung, deden (28th), mengumpulkan 128rb video bokep untuk dijual. Harga 30rb-800rb. Yg 800rb adalah video2 seks dengan anak2!
Kasus perkosaan-pornografi di Bandung
 pelajar SMP kota bandung jd pelacur, cukup dibayar dg pulsa.
 AA (35th) memperkosa anak wanitanya sendiri (11th), sebelum dinodai, si anak disuruh nonton tv, kmdn diganti dg video porno. Lokasi: sekeloa – bandung
7-9 th lalu sudah ada di sinetron adegan menelanjangi teman sekolah, bullying dan kejahatan2 (bukan kenakalan lg) remaja sudah diajari melakukan kejahatan ke sesama teman. Jahatnya sinetron
 pelajar SMP melakukan seks dg teman sekolah atas dasar suka sama suka
 28% pekerja seks remaja di Bandung adlh pelajar aktif atau masih bersekolah
Kasus video mesum SMP 4 jakarta dilakukan atasdasar suka sama suka. Dilakukan pertama kali 10 hari setelah Jadian. Lalu 15 hari setelahnya. 3x dalam 5 hari. Direkam oleh anak OSIS. Diperankan oleh anak berprestasi. 
Hasil pencarian di google “seks dg pacar” dan “cara menggugurkan kandungan” meningkat terus (double) dari feb 2013 – jan 2014
Video lain, 2 minggu lalu. Dilakukan di kelas, di balik pintu. Oleh pelajar SMP (yg putri berjilbab) mereka melakukan seks hanya 4:20 detik. Sebelumnya mereka sudah sexting (kirim2 mssge porno via hp). Janjian ketemu, lgs “melakukan”. Tanpa buka baju, tanpa kasur. Selesai. Singkat saja. Kenapa kita berfikir harus lama?
Penelitian thd Siswa kelas 4 SD :
87% sudah menonton pornografi lewat hp, DVD, situs internet, games, komik, sinetron, dll
Dimana?
51% melihat di rumah sendiri/saudara!
Kemana orangtuanya? Ada. Tapi PINGSAN! (Sinisme)
Kekerasan seksual terjadi dimana saja. Oleh siapa saja. Bahkan supir pribadi. Jangan pernah membiarkab supir mengantar anak anda berdua saja. Kita tidak pernah tahu.
Naruto itu parah filmnya, komiknya, situsnya, gamesnya. Terselip2 pornografi di sepanjang adegan. Naruto bukan konsumsi anak-anak2!!
Saat seminar, ditunjukkin situs internet yg paraaaah..berupa gambar sequense mulai dari seks dg benda, gambar seks, pegang2 PD, lesbi, seks dg binatang, seks berkelompok, dll. Ini semua ada di gambar situs..bukan … bukan situs porno. Itu situs NARUTO!!
Bukan hanya situs, celah pornografi juga masuk dari hal2 berikut :

Games :
GTA – games pencurian mobil, kalau sudah berhasil, dapet jackpot berupa ngeSex dengan pelacur jalanan 
Parahnha, Ada GTA versi terbaru : versi Upin Ipin!! Ya salaam 
Banyak games RAPEPLAY yg dapat didownload GRATIS di android, HP..
Games rapeplay : ada gambar animasi mirip banget asli, cara main, tinggal sentuh bagian yg diinginkan dan pakaiannya akan terbuka. Lalu ada adegan2 seks yg bisa diperankan dg jari anak. Ini semua bisa di donlot GRATIS saudara-saudara..GRATISSS TISS. tinggal sentuh dg jarimu!
(Ini ternganga2 semua peserta… )
Film :
Banyak channel tv holywood yg menampilkan adegan seks dg vulgar atau sebagian. Ada juga yg sangat halus seperti serial remaja glee >> jelas mengekspos cara seks lesbian dan homoseks
Film bioskop indonesia yg sarat unsur porno: ML (mau lagi), cintaku, comic 8 , daaan jutaan film lain yg berisi porn, softporn dan bullying. Dont mention Sinetron dan FTV karya R.punjabii yg isinya sampah semua.
Music :
Lewat videoklip, porn disusupi. Misal vclip kim kardashian, dll >> video klipnya paraah. Dan ini lagu2 yg digandrungi anak2.
komik
Banyak komik2 yg isinya tak lain adalah porn. Sampulnya apa, isinya apa. Ada adegan2 seks yg sama sekali bukan utk anak.
Baca dulu komik2 anak sebelum mereka membaca!
DVD :
Anak ternyata menonton blue film dr DVD milik ortu sendiri yg lupa diambil dr playernya  selain mereka dpt membelinya dg mudah n murah di kaki lima.
Selain pornografi, LGBT (lesbian gay bisex transg[truncated by WhatsApp]
Maaf ini lanjutan td.. Gambar2 sex dibuat rancu tidak jelas mana laki2 mana perempuan, agar LGBT menjadi sesuatu yg lumrah.

Melihat segituuu banyaknya paparan pornografi yg sangat mudah diakses oleh anak2 kita, sejak mereka masih sangat dini, bahkan dengan gratis, hanya dg menggeser ujung jari .. tidak aneh bila bbrp tahun kemudian mereka jd pelaku seks seperti fakta yg diungkap di awal seminar. Mau jd apa anak2 itu.. 


🐣Cara menscanning anak apakah sudah terpapar pornografi atau blm :

Friday, April 25, 2014

Keluarga Hafidz Qur'an, wanna? READ!

MasyaAllah keluarga Iffah :'')


Tentu saja ini adalah prestasi yang perlu kita jadikan teladan, bahkan bagi para da’i sekalipun keberhasilan Keluarga Mutammimul Ula perlu dicontoh. Dengan berbagai macam kesibukan baik sebagai seorang wakil rakyat dan da’i Mutammimul Ula mampu membagi waktunya dengan baik untuk mendampingi perkembangan anak-anaknya, apalagi mereka berdua melakukan semuanya sendiri, tanpa pembantu rumah tangga.
1. Mengajarkan Al Quran sejak usia 4 tahun.
2. Doktrin keluarga = Al Quran adalah kunci kebahagiaan dunia dan akhirat
3. Jangan terlalu mengandalkan sekolah
4. dua per tiga keberhasilan Pendidikan itu ada di rumah
5. Keberhasilan adalah hasil integrasi kedua orang tuanya. Lebih besar tanggung jawab seorang ayah dibanding ibu
6. Rasulullah memanggil ayah dari anak yang mencuri.( berarti tanggung jawab orang tua sangat besar pada anak )
7. Suami yang membangun visi dan istri yang mengisi kerangka itu.
8. Imam Syafi’i ditinggal wafat ayahnya ketika berusia 6 tahun. Namun isi kepala sang ayah sudah pindah ke sang ibu. ( betapa penting peran visioner seorang ayah )
9. Al Banna dan sentuhan pendidikan sang ayah
10. Qordhowi berkata, dahulu saya tidak tahu mengapa ayah mengkondisikan saya hafal al quran usia 1O tahun
11. Ihtimam atau perhatian yang tinggi terhadap anak dan pendidikannya
12. Perhatian dari A sd Z, potong kuku, bersihkan telinga dll
13. File file khusus yang menyimpan catatan tentang anak, hasil ulangan dll
14. Kekayaan kami adalah anak dan buku. Setiap liburan, selalu mengajak anak anak ke toko buku.ada 4000 buku di rumah
15. Visi yang ada di kepala kami adalah anak anak kami semuanya harus menjadi hafidz quran
16. Keliling Jawa dan Madura untuk melihat pesantren tahfidz terbaik. Pilihan jatuh di Kudus. Orang mencibir untuk apa menjadi hafidz Quran dan menitipkan anak di pesantren.
17. Tujuh tahun pernikahan tanpa televisi
18. Setiap hari diperdengarkan murottal
19. Sang ibu mengajar sendiri dengan Qiroati
1. Menjelang tidur selalu diceritakan kisah kisah para nabi dan rasul
2. Jadwal dalam papan besar untuk belajar Al quran bagi 11 anak kami
3. Bakda maghrib dan Bakda subuh adalah waktu interaksi dengan Al Qur an.
4. Selalu menyemangati anak “Nak ibu bangga sekali dengan kamu, meskipun sulit tapi kamu disiplin menyetorkan hafalan 2 ayat setiap hari”.
5. Anak pertama dan kedua sejak usia 5 dan 4 tahun terbiasa bangun sebelum subuh dan diajak sholat berjamaah, di Komplek perumahan DPR-RI si kecil sudah bisa menghafal siapa saja anggota dewan yang jarang sholat subuh berjamaah
7. Jangan lupakan membangun dakwah di keluarga besar. Saat kami all out keluar rumah, keluarga besar kamilah, yang terlibat mengawasi anak anak
8. Kami rutin berkunjung ke keluarga besar untuk menjalin hubungan baik dengan mereka
9. Kesulitan di masa pembentukan adalah faktor keistiqomahan. Harus konsisten mengontrol
10. Memagari anak anak dari pengaruh negatif. Ada agreement dengan anak anak kapan saat menonton TV dan ada hukuman bila dilanggar
11. Nak, hafalanmu banyak, TV itu bisa memakan bagian pikiranmu
12. Syukur kami tiada henti padamu ya Robbi atas karunia anak anak kami
Wirianingsih, Berbagi Pengalaman menjadi Ibu dari 10 anak Penghafal Al-Qur’an

Sumber : grup Sky fighter
diteruskan oleh Ummu 'Ammaar

Ini benar-benar harus terpampang nyata di papan tulis di rumah. Ini saatnya menggempur diri kami (aku dan suami) untuk menjadi shalih dan shalihah, karena usia 'Ammaar yang baru 1 tahun adalah masa-masa emasnya. Kami tidak mau salah jalan dan salah langkah. Keberhasilan mengarahkan 'Ammaar ke dunia Qur'an akan membuka jalan untuk kami mengarahkan adik-adiknya nanti. Karena cara termudah untuk "membuat" contoh adalah dari sang kakak. Hebatkan dulu kakaknya, dan sang kakaklah yang menghebatkan adiknya. Bismillah...

Monday, March 10, 2014

(Memaksa) Hidayah untukmu

"Jagalah dirimu dan kekuargamu dari api neraka..." (QS. At Tahrim :6)

Kutipan ayat ini tiba-tiba terlintas dibenakku (lagi). Karena hal yang sama. Tentang kewajiban kami yang juga sama. Karena kami sama, seorang muslim dan kami wanita. Kewajiban kami adalah menutup aurat alias berhijab.

Tapi aku tak pernah bisa memaksa, seperti nabi Luth yang tak bisa memaksa istrinya. Seperti nabi Nuh as. yang tak bisa memaksa anaknya dan Nabi Ibrahim as kepada ayahnya. Karena hidayah itu datang dari Allah...kepada umat-Nya yang terpilih. Dan hendaknya "ia" dijemput, bukan ditunggu..... Semoga, In shaa Allah

Thursday, January 17, 2013

Untukmu, Calon Ayah#1

Dulu aku dan kamu juga sama, terbentuk dari sperma dan tumbuh menjadi janin
lahir menjadi bayi dan tumbuh menjadi balita, remaja dan kini dewasa
Hingga terjalin menjadi satu, bermusyarakah menjadi kita

Hari ini aku mengandung pertalian cinta kita
tak sampai sepuluh minggu lagi, dia akan lahir ke dunia
Tentu saja, hadiah pertama untuknya adalah nama
Yang dibelakangnya akan tersemat namamu
Sekalipun tidak di akta kelahirannya, tapi nanti di catatan buku amalnya

Aku tak hanya menyiapkan ragaku untuk melahirkannya
tapi jiwaku untuk menjaga amanah-Nya
aku tak pernah tau denganmu, calon ayah?
Kau lebih sering membisu dalam pikiranmu
Bertarung sendiri dengan duniamu
Ini agar kau tau, bahwa ada seorang calon ibu yang mengkhawatirkanmu
Bagaimana kita bersama-sama menjaga titipan ini?
Dengan cara apa kita menyayanginya? Dengan aturan yang bagaimana kita mendidiknya?
utamanya, bagaimana kita harus menjadi contoh untuknya...

Calon ayah, calon ibu ini mengkhawatirkanmu...
Ketika godaan di samping dan kananmu yang hampir tak ada batas
Sanggupkah hatimu bertahan? Meski mulutmu mengatakan, aku tak tergoyahkan
Bukan berarti aku lebih darimu, tapi ini tugasku, mengingatkan dan mencemaskan

Namamu, akan disandangnya
Namamu, akan dibawanya kemana dia berada
Namamu, tak hanya dalam kata, tapi juga hatinya
Bersiaplah, karena tak hanya aku yang akan mengikutimu, tapi juga dia
Surga ataupun Neraka...
Ketika aku mengkhawatirkan batin dan nuranimu, merindukanmu diselimuti aura malaikat, dengan ketaqwaan yang memikat, mendekatlah pada jalan dimana seharusnya kita melangkah bersama. Seperti yang slalu kita impikan, karena takkan pernah menjadi kenyataan, tanpa kita laksanakan niatan. Anak kita, siap menjadi bayangan langkah dan gerak kita...